Tawuran Pecah di Sekitar Jalur Kereta, KRL Relasi Jakarta-Bogor Tertahan

Monitorjabar.co.id – Aksi tawuran warga yang pecah di sekitar jalur kereta api antara Stasiun Manggarai dan Stasiun Pasar Minggu, Jakarta Selatan, mengganggu perjalanan KRL Commuter Line relasi Jakarta Kota-Bogor pada Jumat (21/8/2026) sore pukul 17.30 WIB.

PT KAI Commuter terpaksa menahan operasional armada demi menjamin keselamatan perjalanan, penumpang, serta petugas di lokasi kejadian.

“Mohon maaf atas keterlambatan perjalanan Commuter Line lintas Bogor, sehubungan adanya tawuran warga dekat jalur KA di antara Stasiun Manggarai-Pasar Minggu. Saat ini dalam proses penanganan petugas keamanan,” tulis KAI Commuter melalui akun X resminya.

Pihak operator menegaskan bahwa rangkaian kereta api hanya akan melintas apabila situasi di sekitar perlintasan sudah dipastikan aman oleh petugas lapangan.

“Perjalanan Commuter Line di lokasi saat ini masih menunggu aman untuk melintas. Kami mengimbau kepada para pengguna untuk mengikuti arahan dan informasi dari petugas di lapangan. Pembaruan informasi di-update seiring dengan perkembangan di lokasi,” tulis KAI Commuter.

KAI Commuter belum mengonfirmasi kronologi maupun penyebab utama bentrokan antarwarga tersebut.

“Selamat sore Kak, mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Terdapat tawuran warga di dekat Stasiun Manggarai, perjalanan KA saat ini menunggu aman untuk melintas,” tulis KAI Commuter.

Pihak operator berjanji akan terus memberikan pembaruan informasi kondisi operasional secara berkala.

“Kami mengimbau kepada para pengguna untuk mengikuti arahan dan informasi dari petugas di lapangan,” tulis KAI Commuter.

Penanganan di lapangan masih terus dilakukan oleh petugas keamanan guna menormalisasi lalu lintas kereta api.

“Pembaruan informasi diupdate seiring dengan perkembangan di lokasi,” tulis KAI Commuter.

Sebagai langkah antisipasi penumpukan penumpang pada lintas yang terdampak, PT Transjakarta mengoperasikan armada bantuan untuk Rute D11 (Terminal Depok-Cawang Sentral) dan Rute 4B (Stasiun UI-Manggarai).

Related Posts

  • 5 views
Enam Bangunan Ruko Palazzo Bekasi Ambruk Mendadak, Dua Pedagang Jadi Korban

Monitorjabar.co.id – Enam bangunan ruko runtuh secara tiba-tiba di Ruko Palazzo, Jalan Mutiara Gading Timur 1, Mustikajaya, Kota Bekasi pada Jumat 21 Agustus 2026 pukul 16.46 WIB. Dalam kejadian tersebut,…

  • 10 views
“Tak Tahu Nomor HP Pelaku, Kasus Tak Bisa Dilanjutkan?” Keluarga Korban Pertanyakan Polres Metro Bekasi

KAB BEKASI – MONITOR JABAR – Penanganan laporan dugaan kekerasan dan tindak pidana asusila terhadap anak di Kabupaten Bekasi dipertanyakan keluarga korban. Pasalnya, lebih dari dua bulan setelah laporan dibuat,…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PSJM Triwulan III, Kodim 0509/Kabupaten Bekasi Asah Fisik dan Mental Prajurit di Kolam Renang

PSJM Triwulan III, Kodim 0509/Kabupaten Bekasi Asah Fisik dan Mental Prajurit di Kolam Renang

Semarak HUT RI ke-81, PRJ dan Burhanudin H.M (Vikay) Gelar Beragam Perlombaan.

Semarak HUT RI ke-81, PRJ dan Burhanudin H.M (Vikay) Gelar Beragam Perlombaan.

Enam Bangunan Ruko Palazzo Bekasi Ambruk Mendadak, Dua Pedagang Jadi Korban

Enam Bangunan Ruko Palazzo Bekasi Ambruk Mendadak, Dua Pedagang Jadi Korban

Tawuran Pecah di Sekitar Jalur Kereta, KRL Relasi Jakarta-Bogor Tertahan

Tawuran Pecah di Sekitar Jalur Kereta, KRL Relasi Jakarta-Bogor Tertahan

Hari Juang Polri 2026, Polres Metro Bekasi Kota Perkuat Sinergi Bersama Ojol, Mahasiswa, Relawan dan Media

Hari Juang Polri 2026, Polres Metro Bekasi Kota Perkuat Sinergi Bersama Ojol, Mahasiswa, Relawan dan Media

Polisi Tetapkan Ruben Onsu sebagai Tersangka Dugaan Penipuan dan Penggelapan

Polisi Tetapkan Ruben Onsu sebagai Tersangka Dugaan Penipuan dan Penggelapan